DPRD DKI Fraksi PDI P Serap Aspirasi Pedagang Pasar

Jakarta – Fraksi PDI Perjuangan Kelompok Komisi B DPRD DKI Jakarta menerima aspirasi dari Forum Pedagang Kalideres berkaitan dengan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebagai dampak Revitalisasi Pasar Kalideres di Kantor DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Jalan Tebet Raya, Jakarta Selatan, Selasa (18/08/2020). 

Dalam audiensi itu, hadir para Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan. Antara lain Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Dwi Rio Sambodo dan Sekretaris Komisi B (Bidang Perekonomian) DPRD DKI, Pandapotan Sinaga.

Rudi, selaku Ketua Forum Pedagang Pasar Kalideres mengatakan, para pedagang yang dia pimpin menolak pembangunan TPS di area parkir. 

Hal itu dikarenakan tempatnya terlalu sempit, tidak nyaman dan tidak layak untuk dijadikan tempat bertransaksi. Apalagi di masa pandemi seperti ini, tempat yang terlalu sempit.

“Tempat itu  membuat pengunjung berdesakan dan itu jelas menyalahi protokoler kesehatan di masa pandemik ini,” ujar Rudi.

Para pedagang, lanjut Rudi, mengajukan TPS di lahan kosong di sebelah area pasar kepada pihak Perumda Pasar Jaya.

“Namun, pada 4 Agustus, Perumda  mengeluarkan surat penolakan terhadap pengajuan pedagang. Dan Perumda bahkan tetap membangun TPS di area parkir,” ujar Rudi. 

Menanggapi aspirasi para pedagang itu, Dwi Rio mengatakan Fraksi PDI Perjuangan akan menindaklanjuti dengan mengirimkan surat kepada pihak terkait, khususnya Perumda Pasar Jaya. Fraksi PDI Perjuangan akan berupaya optimal agar tercapai jalan keluar terbaik bagi semua pihak.

Rio mengatakan, para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Pasar Kalideres adalah bagian dari warga DKI yang aspirasinya wajib ditindaklanjuti oleh Fraksi PDI Perjuangan selaku wakil rakyat di DPRD DKI. 

“Meski di masa pandemik,  dan DPRD DKI masih tutup, tapi kami Fraksi PDI Perjuangan tak berhenti melayani rakyat. Sebab tanpa rakyat, tak akan ada kami maupun DPRD DKI,” ujar Rio. 

Namun, Rio juga meminta para forum pedagang untuk menyerahkan daftar nama berikut identitas lainnya dari seluruh pedagang yang mereka wakili. 

“Hal itu penting, agar Perumda juga mudah menindak lanjuti nya nanti,” ujarnya. (Boy)

Tinggalkan Balasan