Masa Reses, Himmatul Aliyah Kunjungi PB Jaya Raya

Jakarta – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Hj. Himmatul Aliyah S.Sos., M.Si melakukan pertemuan dengan pengurus Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Jaya Raya di Jakarta, Rabu (12/08/2020) lalu.

Kegiatan kunjungan kerja tersebut dilakukan oleh anggota Komisi X yang membidangi keolahragaan untuk menyerap aspirasi masyarakat terkait perkembangan prestasi olahraga bulu tangkis di Indonesia.  

Hadir dalam pertemuan tersebut sejumlah jajaran pengurus PB Jaya Raya di antaranya, Ketua Yayasan Pembangunan Jaya Raya Agus S Lukita, Direktur Eksekutif Yayasan Keumala Dewi, Ketua Harian PB Jaya Raya Imelda Wigoeno, Wakil Ketua Harian Lany Tedjowidjojo, dan Wakil Sekretaris Fadrian Yanuar Arifin. Hadir pula sejumlah pelatih PB Jaya Raya di antaranya Bambang Suprianto dan Adriyanti Firdasari. 

Ketua Harian PB Jaya Raya Imelda Wigoeno mengharapkan agar pemerintah memberi perhatian terhadap klub-klub olahraga di Indonesia. Hal ini disampaikan lantaran klub Bulu Tangkis adalah ujung tombak bagi setiap induk cabang olahraga dalam mencari, membina, dan melestarikan bibit-bibit juara dunia sebelum diambil oleh Pelatnas.

Banyak klub-klub olahraga di Indonesia yang memiliki atlet potensial namun tidak memiliki dana yang cukup untuk membina mereka. Selain itu, Imelda menyampaikan pentingnya memperbaiki komunikasi antara induk cabang olahraga.

“Dalam bidang bulu tangkis, klub yang memiliki atlet tersebut. Klub juga telah membina bertahun-tahun sebelum atlet diserahkan kepada Pelatnas PBSI,” ungkapnya.

Bisa dibayangkan, klub sudah mengeluarkan dana yang cukup besar untuk membina atlet sebelum diserahkan ke Pelatnas.

“Oleh karena itu diharapkan PP PBSI atau induk cabang olahraga lainnya perlu memperhatikan klub-klub yang telah menyetorkan atletnya agar regenerasi di dunia olahraga terus berjalan,” ungkap Imelda.

PB Jaya Raya juga mengharapkan pemerintah agar memberi apresiasi kepada para mantan atlet.

“Apresiasi yang diberikan kepada para atlet berprestasi diharapkan berupa apresiasi jangka panjang, tidak sesaat hanya waktu mereka juara saja. Misalnya dengan memberi asuransi kesehatan, karena kebanyakan para mantan atlet kesulitan ekonomi dalam memenuhi kebutuhan biaya kesehatan di hari tuanya,” demikian disampaikan Imelda. 

PB Jaya Raya juga memandang perlunya memperhatikan kebutuhan pendidikan para atlet. Imelda mengharapkan agar para atlet diberikan pendidikan khusus ketika sudah tidak menjadi atlet, misalnya memberi pendidikan kewirausahaan.

“Karena para atlet kebanyakan mengorbankan pendidikan formalnya ketika menjadi atlet, diharapkan pendidikan kewirausahaan diperhatikan untuk menjadi modal hidup mereka di masa depan”, tuturnya.

Menanggapi sejumlah aspirasi yang disampaikan PB Jaya Raya tersebut, Hj Himmatul Aliyah, S.Sos. M.Si. mengucapkan terima kasih. Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan DKI Jakarta II meliputi Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan ini berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut saat melakukan rapat kerja dengan pemerintah nanti. (Boy)

Tinggalkan Balasan